Polisi Kirim Surat Panggilan ke Rizky Billar Soal Laporan KDRT Lesti Kejora, Tapi Belum Ditanggapi

Terlapor kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Rizky Billar dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana pada Kamis (6/10/2022). Polisi juga telah mengirimkan surat pemanggilan perdana kepada pesinetron berusia 27 tahun itu. Kendati begitu, penyidik masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak Rizky Billar dan diharapkan ayah satu anak itu bisa kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi. "Ya untuk sementara ini tetap kita sudah melakukan pemanggilan kepada saudara kita (Rizky Billar), mudah mudahan dapat hadir untuk memberikan keterangan yang jelas," kaga Nurma Dewi di kantornya, Rabu (5/10/2022). Kendati begitu pihaknya sampai saat ini masih menunggu konfirmasi langsung dari Rizky Billar terkait pemanggilan perdana.

"Untuk sementara ini tetap kita menunggu (konfirmasi dari Rizky Billar)," tutur Nurma. "Iya (belum mendapat konfirmasi)," lanjutnya. Diketahui sebelumnya AKP Nurma Dewi menegaskan tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah menjadwalkan pelaku KDRT, Rizky Billar untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (6/10/2022).

Sebelumnya, jadwal pemeriksaan Rizky Billar disampaikan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selata AKP Nurma Dewi. Kepada wartawan, Nurma menjelaskan Rizky akan dimintai keterangannya selaku terduga pelaku KDRT pada Kamis (6/8/2022) mendatang. "Untuk memanggil saudara R (Rizky Billar red) besok Kamis kami sudah menjadwalkan untuk mengundang beliau datang, kami meminta keterangan dari beliau," ujar Nurma Dewi di kantornya belum lama ini.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post 5 Fakta Video Asusila Pria-Wanita Berbaju Adat Bali, Hubungan Sebatas Teman, Motif Bersenang-senang
Next post Rumah Warga di Cilandak Jakarta Selatan Diduga Jadi Sasaran Peluru Nyasar